Review Unifi AP AC Lite Untuk Kebutuhan Sekolah

Daftar Isi

WiFi saat ini memang sudah jadi kebutuhan setiap orang, di Sekolah saya hampir setiap pelajaran memerlukan koneksi WiFi, karena pembelajarannya sudah pakai laptop semua, pernah kejadian saat sedang SAS (Sumatif Akhir Semester) itu pada susah konek hingga ada yang mental saat coba masuk WiFi-nya.

Unifi AC Lite
Review Unifi AP AC Lite Untuk Kebutuhan Sekolah

Masalah klasiknya bukan pada kecepatan internet dari ISP, melainkan perangkat access point rumahan (saat itu masih pakai TP Link WR840N) yang "engap" dipaksa menampung 30-40 siswa sekaligus dalam satu ruangan. Di sinilah saya memutuskan untuk berhenti menggunakan router murah meriah, dan mulai melirik perangkat yang lebih mumpuni.

Dalam artikel ini, kita akan membedah Unifi AP AC Lite dari pengalaman saya sebagai teknisi IT Sekolah yang sudah digunakan selama kurang lebih 5 tahun.

Kenapa Unifi AP AC Lite Jadi Pilihan?

Berbeda dengan router rumahan yang biasanya all-in-one (modem + router + switch + wifi), Unifi AC Lite murni bekerja sebagai pemancar sinyal. Fokus utamanya adalah manajemen trafik data yang rapi. Dalam skenario unifi untuk sekolah, kemampuan ini krusial. Perangkat ini didesain untuk menangani banyak koneksi kecil secara bersamaan, persis seperti pola trafik saat ujian sekolah di mana puluhan siswa mengakses internet secara serentak.

Unifi controller mobile
Tampilan Unifi Controller Mobile

Salah satu keunggulan teknis yang paling terasa adalah teknologi MIMO 2x2. Sederhananya, ini seperti memiliki dua jalur antrean kasir, bukan satu. Meski siswa di kelas mengakses materi video atau soal ujian bersamaan, antrean data tidak menumpuk parah yang menyebabkan lag atau timeout.

Langkah Praktis Implementasi di Lingkungan Sekolah

Berdasarkan pengalaman lapangan, memasang Unifi tidak bisa sembarangan "colok dan jalan" seperti router biasa. Berikut adalah tips agar Unifi AP AC Lite lebih optimal:

  • Wajib Ceiling Mount (Pasang di Plafon): Desain antena Unifi memancarkan sinyal ke bawah dan menyebar seperti payung. Jangan pernah menaruhnya di atas meja guru atau diselipkan di lemari, apalagi ditempel vertikal di dinding beton. Posisi terbaik adalah di tengah plafon ruang kelas.
  • Gunakan Unifi Controller untuk Manajemen Terpusat: Jangan setting satu per satu via aplikasi HP. Install Unifi Controller di satu PC server atau gunakan Cloud Key. Ini memungkinkan Anda melakukan roaming (siswa pindah kelas tanpa putus koneksi) dan memonitor trafik siswa yang "nakal" menghabiskan bandwidth, dalam hal ini saya pakai Unifi Controller yang dipasang pada server berbasis Linux.
  • Matikan Fitur 'Auto-Optimize Network': Kedengarannya bagus, tapi di pengalaman saya, fitur otomatis ini sering bentrok dengan perangkat laptop siswa yang jadul. Lebih baik setting channel dan power secara manual (gunakan channel 1, 6, atau 11 untuk 2.4GHz agar tidak interferensi antar kelas).

Pengalaman Ketika Mengelola WiFi Sekolah Menggunakan Unifi AP AC Lite

Jujur saja, saat pertama kali mengajukan pengadaan Unifi AP AC Lite ke pihak sekolah, tantangan terbesarnya adalah menjelaskan kenapa harganya jauh di atas router "TP Link" biasa, pada saat itu harganya menyentuh diatas 2 juta rupiah. Namun, pembuktiannya terjadi saat pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS).

Unifi Controller yang terinstall di Linux

Sebelumnya, kami menggunakan 3 router wireless biasa untuk meng-cover satu lantai (sekitar 3 kelas). Hasilnya kacau balau setiap sesi login ujian. Setelah migrasi ke satu unit Unifi AC Lite per kelas (atau satu unit per dua kelas kecil), keluhan "Pak, soalnya nggak muncul" berkurang drastis hingga 90%.

Satu hal yang saya pelajari: label "Lite" pada perangkat ini jangan diremehkan. Untuk beban trafik ujian sekolah yang mayoritas hanya teks dan gambar statis (bukan streaming video 4K), AC Lite mampu menampung 30 hingga 40 active client dengan stabil. Ini poin plus yang jarang dimiliki router konsumer.

Namun, ada kekurangannya. Jangkauan 5GHz-nya tidak terlalu luas menembus tembok bata. Jadi, skenario satu AP di koridor untuk meng-cover 3 kelas di dalamnya adalah ide buruk. Saat ini saya memiliki sekitar 15 unit AP AC Lite jadi 1 kelas memiliki 1 perangkat ac lite.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Berapa maksimal user yang bisa ditampung satu unit AC Lite?

Secara teori bisa ratusan, tapi untuk kenyamanan penggunaan sekolah (browsing/ujian), batas aman adalah 30-40 user aktif per perangkat, saya sendiri pakai 1 kelas 1 perangkat dengan kapasitas 30 siswa.

Apakah butuh router Mikrotik lagi?

Sangat disarankan. Unifi hanya bertugas menyebar sinyal (Access Point). Untuk membagi bandwidth, login page (hotspot), dan filter situs, tetap dibutuhkan router utama seperti Mikrotik.

Apakah Unifi AC Lite masih layak beli di tahun ini?

Untuk budget sekolah yang ketat, sangat layak. Meskipun sudah ada seri WiFi 6 (Unifi U6 Lite), harga AC Lite masih jauh lebih ekonomis dengan performa yang masih sangat mumpuni untuk kebutuhan dasar sekolah.

Bisakah dipasang tanpa kabel LAN (Wireless Mesh)?

Bisa (fitur Wireless Uplink), tapi untuk sekolah sangat tidak disarankan. Mesh memangkas kecepatan hingga 50%. Tariklah kabel LAN ke setiap titik AP demi kestabilan ujian.

Kesimpulan

Unifi AP AC Lite adalah perangkat yang tangguh untuk infrastruktur wifi sekolah. perangkat ini menawarkan performa, dan fitur manajemen yang profesional. Bagi teknisi sekolah, perangkat ini memberikan ketenangan pikiran tidak perlu lagi lari-larian restart router di tengah ujian.

Jika sekolah Anda masih berkutat dengan komplain koneksi putus-nyambung saat jam pelajaran padat, mungkin ini saatnya mengistirahatkan router rumahan Anda dan mulai beralih ke ekosistem Unifi. Mulailah dari satu atau dua unit untuk area krusial seperti lab komputer atau ruang guru, dan rasakan bedanya.

Posting Komentar